Ambruk Mei Silam, Kondisi Dermaga Canti Belum Tersentuh Perbaikan

BERITAKITA.CO.ID, Lampung Selatan – Pasca roboh sekitar beberapa bulan yang lalu, kondisi jembatan Dermaga Pelabuhan Canti, Desa Canti, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, hingga kini masih belum tersentuh perbaikan sama sekali.

Kondisi ini sangat memprihatinkan mengingat, keberadaan dermaga tersebut menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin menyeberang ke Pulau Sebesi-Sebuku bahkan ke Gunung Anak Krakatau (GAK) dan arah sebaliknya.

Bacaan Lainnya

Baik penumpang maupun pemilik usaha kapal penyeberangan di Dermaga Canti, harus bertarung nyawa karena kondisi kerusakan, bisa dikatakan sangat parah.

Andi Rizal salah seorang tokoh pemuda di Desa Canti mengaku, pihaknya pernah mangajukan permohonan bantuan kepada pemerintah setempat, yang intinya agar dermaga itu dapat diperbaiki. Namun sayangnya, hingga saat ini belum ada tindaklanjut.
“Kita sudah pernah kirim surat ke sana (pemkab_red) tapi alhamdulillah, apa pemda ini tidak punya dana talangan atau dana taktis, nggak tau juga kita, yang pasti ini belum tersentuh,” ujarnya Selasa 21 Juli 2020.

Bahkan, Ketua Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) itu mengaku saat dermaga itu roboh, baik pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi seolah-olah tutup mata.

“Itu dia, pas roboh pada pura-pura nggak tahu. Padahal dermaga ini juga yang biasa digunakan untuk perjalanan menuju ke GAK, yang bahkan setiap tahun diperingati dan menjadi Ikon dunia,” kata Andi.

Ia pun mengungkapkan, bila aktivitas masyarakat sangat terganggu lantaran kondisi jembatan dermaga yang ambruk diterjang Rob beberapa bulan lalu.
“Ya sangat terganggu. Untuk mau masang (mengikat) tali kapal saja, harus nyemplung ke laut dulu, apa nggak bahaya,” ujarnya.

Andi berpendapat, semestinya pemerintah setempat dapat bergerak cepat untuk memperbaiki dermaga tersebut. Jangan sampai muncul anggapan, ada kejadian baru sibuk.
“Itulah harapan kita, apa mau nunggu kecelakaan dulu baru turun, inilah anehnya kami sebagai masyarakat,” tandasnya.

Sekda Lamsel Thamrin/fotokita

Atas kondisi tersebut, beritakita.co.id mencoba menanyakan hal tersebut kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan Thamrin. Ia mengaku prihatin atas kondisi Dermaga Canti.

Mantan Sekretaris KPU Lampung Selatan itu pun menegaskan secepatnya mencari jalan keluar atas permasalahan tersebut.
“Nanti kita minta dinas perhubungan untuk menindaklanjuti itu. Mungkin langkah awal kita akan berkoodinasi dengan dinas perhubungan untuk mencari tahu wewenang terkait keberadaan Dermaga Canti itu. Yang pasti kita akan cari solusinya,” tegas Thamrin.

Untuk diketahui, ambruknya jembatan pada dermaga pelabuhan Canti itu terjadi pada Selasa 26 Mei 2020 pagi, sekitar pukul 07.00 WIB. Penyebab robohnya jembatan di dermaga setempat akibat diterjang air pasang laut atau Rob. (Lex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *