Hipni : Warga Ber-KTP Lamsel Wajib Dapatkan Hak Yang Sama

BERITAKITA.CO.ID, Lampung Selatan – Calon bupati nomor urut 3 Kabupaten Lampung Selatan Hi Hipni SE secara maraton terus melaksanakan kampanye politiknya dalam rangka menyampaikan visi-misi dan menyerap aspirasi dari masyarakat.

Teranyar, calon bupati yang berpasangan dengan Hj Melin Haryani Wijaya itu berkampanye di 12 titik di Kecamatan Sidomulyo, Selasa 27 Oktober 2020.

Bacaan Lainnya

Saat bertemu dengan masyarakat Dusun 6, Desa Budidaya, Kecamatan Sidomulyo, Hipni menanyakan soal pemenuhan hak kepada masyarakat terkait kewajiban pemerintah. Baik di pelayanan bidang kesehatan mau pun pendidikan.
“Kita semua-kan punya KTP Lampung Selatan. Tapi untuk pelayanan kesehatan dan pendidikan, apakah pelayanan itu sama dengan kita yang tinggal di dusun sini dengan mereka yang tinggal di dekat rumah atau kantor camat? tanya Hipni. Warga pun secara kompak mengeluarkan pernyataan, beda.

Hipni berpendapat, semestinya setiap masyarakat harus mendapatkan perlakukan yang sama mana kala telah mengantongi KTP yang sama.
“Kita akui, pemimpin atau bupati itu mempunyai kewajiban yang sangat banyak untuk masyarakat. Tapi masyarakat juga mempunyai hak yang sangat banyak dari pemerintah,” kata Hipni.

Hipni tak sungkan mengapresiasi soal program berobat gratis. Namun, terkadang tidak semua orang dapat merasakan itu lantaran belum tentu semua masyarakat dapat berangkat ke rumah sakit atau puskesmas karena tidak memiliki kendaraan atau uang.
“Zaman dulu itu, pola pengobatan malah lebih baik. Di setiap kecamatan kadang-kadang hanya ada 1 orang mantri, tapi mereka keliling bawa tas, dipanggil dia mampir, nggak ada uang nanti cuma di kasihkan beras, artinya mengobati masyarakat. Sama juga seperti dukun beranak. Sekarang ini puskesmas banyak, dokter banyak, bidan banyak, tapi kenapa masih banyak orang-orang yang tidak bisa berobat karena tidak mampu ke rumah sakit atau ke puskesmas?,” kata Hipni.

Dengan kondisi tersebut, artinya pendapat Hipni, pelayanan kesehatan belum menjangkau ke masyarakat terbawah.
“Makanya saya bersama bu Melin menawarkan program Lampung Selatan Care, gunanya untuk memberikan jangkauan kepada masyarakat dengan menyediakan mobil kesehatan 1 kecamatan 1 unit dengan fasiltas lengkap termasuk dokter, perawat, bidan beserta alat medis kesehatan. Tujuannya, untuk masuk-masuk ke plosok-plosok seperti ini, untuk menjemput langsung ke rumah dan mengobati,” tegasnya.

Ia pun meyakinkan masyarakat kalau kendaraan kesehatan itu akan berkeliling untuk melayani masyarakat, dalam memberikan jaminan dan layanan kesehatan untuk setiap masyarakat, terlebih para lansia.
“Sesuai dengan program kami, sakit dijemput, sembuh kami hantarkan pulang ke rumah,” tegas Hipni. (Lex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *