Permudah Pelayanan, Disnakkeswan Lamsel Luncurkan Inovasi ‘Pintar Dikelas’ & ‘Sippentol’

BERITAKITA.CO.ID, Lampung Selatan – Sejumlah dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, terus berlomba-lomba melahirkan inovasi daerah di OPD-nya masing-masing. Tak terkecuali bagi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) setempat.

Disnakkeswan Lampung Selatan pun mulai unjuk gigi untuk berinovasi. Dua program inovasi yang dimunculkan yakni Pusat Informasi Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung Selatan (Pintar Dikelas) dan Sistem Pelaporan Perkembangan Ternak Online (Sippentol).

Bacaan Lainnya

Kepala Disnakkeswan Kabupaten Lampung Selatan Rini Ariasih mengatakan, inovasi daerah ‘Pintar Dikelas’ menjadi program unggulan dalam mendukung pelayanan bidang Nakkeswan berbasis online. Sehingga itu diharapkan dapat mengakomodir seluruh pertanyaan dari masyarakat peternak melalui aplikasi What’sapp.
“Artinya, untuk mendukung itu kami menginisiasi inovasi ‘Pintar Dikelas’ ini, untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi secara profesional” ujarnya, Rabu 12 Januari 2022.

Ia pun menegaskan, inovasi daerah ‘Pintar Dikelas’ mulai akan digulirkan pada Januari 2022 ini, sesuai dengan program kerja Disnakkeswan Lampung Selatan.

Mantan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan itu menambahkan, selain inovasi ‘Pintar Dikelas’, pihaknya juga meluncurkan inovasi daerah dengan nama Sippentol. Dimana, Sippentol untuk mendukung dan mengoptimalisasikan informasi dan perkembangan ternak di Lampung Selatan.
“Sejauh ini perkembangan peternakan populasi ternak sapi, kambing, ayam, babi dan itik dicatat melalui form. Nah, kami rasa ini belum efektif dan efisien makanya dibutuhkan pelaporan dengan sistem digital. Dengan inovasi ‘Sippentol’, pendataan akan memafaatkan aplikasi google spreadsheet di setiap UPT untuk mempermudah pendataan perkembangan ternak secara langsung dan diterima dinas dalam bentuk printout,” tandasnya. (Lex)

 60 total views,  4 views today

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *