BERITAKITA.CO.ID, Lampung Selatan – Seorang petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Lampung Selatan, mengalami luka parah, usai kendaraan yang dikemudikan mengalami kecelakaan pada, Sabtu 22 Juli 2023 malam.
Peristiwa kecelakaan yang terjadi antara pukul 19.00 WIB-20.00 WIB itu, diduga karena kendaraan operasional petugas Damkarmat setempat, tidak dalam kondisi yang fit.
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, kecelakaan bermula saat petugas Disdamkarmat Lampung Selatan dihubungi warga, untuk permintaan evakuasi kemunculan ular disekitar rumahnya, di daerah Kelurahan Wayurang, Kecamatan Kalianda.
Nahas, kendaraan yang tumpangi tiga orang petugas Disdamkarmat tersebut justru mengalami kecelakaan, disekitaran jalan cinta (jalan alternatif arah kantor pemda-perumahan korpri/Ragom Muffakat II).
Akibat kecelakaan tersebut, seorang petugas mengalami luka parah pada bagian kepala. Diinformasikan, korban mengalami luka robekan pada bagian kepala sebelah kiri, sekitar 20Cm. Sedangkan, dua petugas lainnya mengalami luka ringan.
Korban yang mengalami luka parah tersebut bernama Basit, warga yang tinggal di arah belakang Kantor PDAM Tirtajasa Lampung Selatan.
Basit sendiri sempat tidak sadarkan diri usai mengalami kecelakaan tunggal tersebut. Informasi terakhir, Basit hingga kini masih mendapatkan perawatan di RSBB Kalianda, akibat luka parah paska menjadi korban kecelakaan.
Kondisi kendaraan yang tidak fit diduga jadi alasan kecelakaan tersebut. Salah seorang warga yang melihat kondisi kendaraan usai kecelakaan menyatakan bahwa kondisi ban saat itu sudah botak dan kempes.
“Nggak tau juga kita, itu ban apa donat (gundul),” kata warga.
Menurut sumber beritakita.co.id, selain ban yang gundul, kondisi kendaraan operasional itu pun bak “mati-mati ulo” alias kurang layak. Kelayakan ini, mengingat jam operasional petugas damkar cukup tinggi, dalam melayani masyarakat.
“Ya kalau bisa diperbaiki dululah seluruh fasilitas yang ada, sebelum terjun ke masyarakat. Kasian juga kalau hal-hal semacam ini berulang, yang dirugikan ya petugas itu sendiri,” ucapnya dan meminta namanya untuk tidak dipublikasikan.
Berdasarkan potongan video yang diterima pihak redaksi, seorang petugas terlihat terkapar di pinggir jalan usai terjadinya kecelakaan tersebut. Terlihat jelas, bahwa kondisi ban kendaraan damkar sudah botak dan sompel-sompel alias rusak.
Peristiwa kecelakaan ini juga diamini oleh pihak RSBB Kalianda. Dimana, Direktur RSBB Kalianda dr Reni mengatakan, para korban sempat mendapatkan perawatan medis, paska kecelakaan.
“Iya, kalau tidak salah kejadiannya malam minggu dan dirawat sampai semalam. Diinformasikan dari pihak Damkar, hari ini korban (yang mengalami pecah kepala) akan pulang,” jelasnya, Selasa 25 Juli 2023.
Sementara itu, pihak Satlantas Polres Lampung Selatan melalui Kanit Gakum Iptu Wariki menyatakan, pihaknya tidak menerima laporan atas peristiwa kecelakaan tersebut.
“Sy gk tw dan di laporan WA gk ada klu ada laka tolong di laporkan ke Unit laka, kami blm 86. Oh tunggal, pantes nggak lapor,” ujarnya melalui pesan aplikasi What’sapp.
Diwawancarai terpisah, Kabid Damkar Disdamkarmat Kabupaten Lampung Selatan Rully Fikriyansyah membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Namun, menurut Rully kecelakaan tersebut lantaran petugas menghindari kucing.
“Iya, menghindari kucing,” ujarnya. (Lex)