Kasus Penemuan Jenazah di Natar, Polisi Periksa 10 Saksi dan Uji Sempel DNA ke Lab Forensik Bareskrim Mabes Polri

BERITAKITA.CO.ID, Lampung Selatan – Kepolisian Resor Lampung Selatan telah memintai keterangan terhadap sejumlah pihak atas kasus dugaan perampokan sekaligus pembunuhan serta pemerkosaan terhadap SS (31) warga Dusun Purwodadi, Desa Lulungraya, Kecamatan Natar, yang ditemukan meninggal dunia, pada akhir pekan kemarin.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan, pihaknya telah memeriksa 10 orang saksi yang terdiri dari kerabat, saksi di TKP hingga rekan sejawat korban.

Bacaan Lainnya

“Saat ini, jajaran dari Satreskrim Polres Lampung Selatan bersama Polsek Natar tengah melakukan pendalaman. Kami telah memeriksa 10 orang saksi dari keluarga, penemu jenazah, rekan dan pemilik kebun,” ujarnya, Senin 26 Mei 2025.

Selain itu, pihaknya pun tengah mendalami terkait hilangnya sepeda motor serta peralatan untuk berkebun milik korban berupa, 1 buah tangki pertanian dan 1 buah celurit. Karena diketahui, korban merupakan buruh atau pencari getah karet.

“Untuk sementara, kami menduga ini kasus tindak pidana dengan kekerasan, sehingga menyebabkan korban meninggal dunia,” terang AKBP Yusriandi Yusrin.

Ia pun mengatakan bahwa, hasil dari otopsi, ditemukan bercak sperma di tubuh korban, yang akhirnya diduga korban turut menjadi korban pemerkosaan.

“Ini masih kita dalami. Hasil pemeriksaan otopsi, terdapat sperma didalamnya, sehingga sempel DNA-nya akan dilakukan uji lab di Bareskrim Mabes Polri, yang mudah-mudahan bisa mengungkap siapa pelakunya,” kata kapolres.

Disisi lain, dari pemeriksaan fisik terhadap tubuh korban, didapati bekas luka benda tumpul pada bagian wajah dan bekas cekikan pada bagian leher korban SS, yang diketahui masih berstatus lajang alias belum menikah.

“Diduga, korban ini melakukan perlawanan saat menerima aksi kekerasan tersebut,” ujarnya.

Sekedar informasi, jenazah korban ditemukan sekitar pukul pukul 20.00 WIB, Sabtu 24 Mei 2025.

Sebelumnya, korban berangkat dari rumah untuk bekerja sekitar pukul 09.00 WIB. Hingga pukul 19.30 WIB, korban tidak kunjung pulang ke rumah. Keluarga yang merasa panik, lalu melakukan pencarian terhadap korban.

Nah, sekitar pukul 20.00 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh saksi Muji. Dimana, kondisi keduabelah tangan korban berada diposisi belakang dan terikat, serta kondisi kepala korban terikat terbungkus kain dan celana korban dalam keadaan terlepas menutupi kemaluan korban. (Red)

Pos terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *