Syaiful Minta Ketua PMI Terpilih Dapat Berinovasi Dalam Menjaga Ketersediaan Stok Darah 

BERITAKITA.CO.ID, Lampung Selatan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Selatan menggelar Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub), Kamis, 22 Januari 2026, di Aula Rajabasa Kantor Bupati Lamsel.

Kegiatan Muskablub dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar. Acara Muskalub juga dihadiri Wakil Ketua PMI Provinsi Lampung, Rudi Syawal Sugianto yang mewakili Ketua PMI Provinsi Lampung.

Bacaan Lainnya

Turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Anton Carmana, Plt Ketua PMI Lampung Selatan Eka Riantinawati, unsur pengurus PMI, dewan kehormatan, pengurus PMI kecamatan serta perwakilan PMI Provinsi Lampung.

Ketua Panitia Muskablub PMI Lampung Selatan Hari Surya Wijaya, dalam laporannya mengatakan Muskablub dilaksanakan sebagai langkah konstitusional untuk menjaga roda organisasi tetap berjalan.

“Tujuan utama Muskablub ini adalah memilih ketua definitif, menjaga keberlangsungan organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan PMI kepada masyarakat,” ujarnya.

Ditempat yang sana, Wakil Ketua PMI Provinsi Lampung Rudi Syawal Sugianto, menyampaikan apresiasi atas kinerja PMI Lampung Selatan yang dinilai konsisten menjalankan misi kemanusiaan.

“Kami mengapresiasi kepengurusan PMI Lampung Selatan yang telah menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dengan baik. Bahkan, Lampung Selatan sukses menjadi tuan rumah Jumbara Nasional, dan dinilai sebagai salah satu Jumbara terbaik,” kata Dia.

Dia menegaskan, kehadiran PMI Provinsi Lampung dalam Muskablub merupakan bentuk pendampingan dan tanggungjawab organisasi agar seluruh proses berjalan sesuai AD/ART PMI.

Dia juga menekankan, pentingnya menjunjung tinggi tujuh prinsip dasar kepalangmerahan, terutama prinsip kenetralan dan  mendorong penguatan organisasi hingga tingkat kecamatan.

“Ke depan, PMI Lampung Selatan diharapkan dapat membentuk PMI di 17 kecamatan, menjadi lumbung darah unggulan, memperkuat pembinaan relawan dan meningkatkan edukasi donor darah kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurut dia, PMI Lampung Selatan memiliki potensi besar dengan jumlah relawan yang melimpah. Sehingga layak menjadi barometer peran PMI bagi daerah lain.

“PMI harus benar-benar hadir sebagai penyedia darah yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar,  mengatakan Muskablub merupakan ruang penting untuk mempertegas arah organisasi, memperkuat kepemimpinan dan  memastikan PMI tetap relevan serta dipercaya masyarakat.

“Secara organisatoris, Muskablub ini adalah amanat AD/ART PMI, sekaligus momentum evaluasi dan konsolidasi untuk menyusun langkah strategis ke depan,” ujarnya. 

Dia menjelaskan PMI Lampung Selatan telah mengabdi selama kurang lebih 43 tahun, sebuah usia kematangan organisasi yang menuntut keseimbangan antara pengalaman dan inovasi.

“Kedepan, saya berharap PMI Lampung Selatan terus meningkatkan peran strategisnya, mulai dari pelayanan kemanusiaan yang cepat dan tepat, manajemen relawan yang profesional, pelayanan darah yang aman dan berkelanjutan, edukasi kesehatan masyarakat, hingga penanganan kebencanaan yang tangguh dan terkoordinasi,” jelasnya.

Dia menyatakan PMI tidak dapat berjalan sendiri. Maka, diperlukan sinergi kuat antara PMI, pemerintah daerah, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat sebagai wujud nyata nilai gotong royong.

Dia pun berharap, pengurus PMI Lampung Selatan yang terpilih merupakan sosok yang berjiwa kemanusiaan, siap bekerja dengan hati dan berkhidmat dengan keikhlasan.

“Saya meyakini, dengan kepemimpinan yang kuat dan tim yang solid, PMI Lampung Selatan akan mampu meningkatkan prestasi di bidang kemanusiaan, baik di tingkat lokal maupun nasional dan  menjadi organisasi yang semakin dicintai masyarakat,” kata Dia.

Kepada wartawan, M.Syaiful Anwar pun memberikan target khusus kepada ketua terpilih dan jajaran, untuk selalu berinovasi dalam rangka memenuhi kebutuhan darah untuk masyarakat.

“Harus terus berinovasi. Target khususnya, yang penting stok darah (selalu) tersedia,” kata Dia.

PMI dapat berupaya mengajak masyarakat untuk mendonorkan darahnya, supaya dapat memenuhi target ketersediaan darah tersebut.

“Kita juga mengajak, agar masyarakat juga mau tergerak untuk mendonorkan darahnya, karena setetes darah kita dapat membantu jutaan nyawa,” tandasnya. (Lex)

Pos terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *