Meriahkan HUT Lampung Selatan ke-69, Dinas PMD Hadirkan Stand Forum Desa Wisata di ‘Lamsel Fest 2025’

BERITAKITA.CO.ID, Lampung Selatan – Dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Lampung Selatan ke-69, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) setempat, ikut meramaikan momen tersebut dengan menghadirkan stan Forum Desa Wisata berkolaborasi dengan Pengurus Forum Desa Wisata Lamsel, di lokasi pelaksanaan Lamsel Fest 2025.

Keberadaan stan tersebut sebagai sarana untuk mengenalkan potensi berbagai wisata Lampung Selatan kepada masyarakat. Tersedia, pojok baca bagi pengunjung Lamsel Fest di stan tersebut, guna memudahkan masyarakat mendapat informasi tentang potensi wisata di Lampung Selatan.

Bacaan Lainnya

Tidak dapat dipungkiri, jika kabupaten berjuluk ‘Gerbang Sumatera‘ menjadi salah kabupaten dengan potensi wisata yang cukup lengkap.

Dimana, daerah setempat dianugerahi lokasi destinasi wisata pegunungan, bahari, pantai, alam hingga wisata religi. Tentu, anugerah tersebut harus dapat menjadi nilai lebih, untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan.

Hal ini yang terus digaungkan oleh pihak Dinas PMD Kabupaten Lampung Selatan. Kabar gembiranya, Bupati Kabupaten Lampung Selatan Radityo Egi Pratama telah meng-SK-kan keberadaan Forum Desa Wisata dengan Ketuanya Syamsul Mua’rif, Pegiat wisata desa

Teranyar ini, Dinas PMD menggaungkan program ‘Poskamling Wisata‘ hasil Ide dan Pemikiran Pentahelix bersama akademisi, pelaku usaha, pegiat komunitas dan Media. Desa Klawi Kecamatan Bakauheni, menjadi pilot project lahirnya program tersebut.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Lampung Selatan Erdiyansyah S.H.,M.M, mengatakan, hadirnya program Poskamling Wisata dalam rangka mendukung konsep Agro Eduwisata, yang menjadi salah satu program unggulan bupati Radityo Egi Pratama.

Menurutnya, Poskamling Wisata dapat dijadikan sarana untuk mengedukasi masyarakat dan para wisatawan tentang apa saja dan keunggulan wisata di daerah setempat.
“Kita sudah sering mendengar apa itu poskamling, tapi yang ini keberadaannya sedikit berbeda, Poskamling Wisata lebih diutamakan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat,” ujarnya, Senin 17 November 2025.

Ia mengatakan, pihaknya akan mendorong agar keberadaan Poskamling Wisata tersebut dapat tersebar di seluruh kecamatan. Tentu, akan disesuaikan dengan potensi wisatanya masing-masing.
“Harapan kita itu, Poskamiling Wisata itu ada di setiap kecamatan,” kata Erdi.

Ia menambahkan, sejak beberapa tahun terakhir, pihaknya secara rutin melakukan pembinaan terhadap desa-desa wisata. Perkembangan desa wisata mengalami peningkatan signifikan dari hanya 8 desa wisata yang ditetapkan pada tahun 2022 menjadi 20 desa wisata dan pada tahun 2023 meningkat menjadi 50 Desa Wisata.

Ia pun menjabarkan, terdapat tiga klasifikasi desa wisata tersebut. Dimana terdapat 5 desa wisata maju yang terdiri dari Klawi, Suak, Waykalam, Kecapi dan Tamanbaru. Lalu, 26 desa wisata berkembang diantaranya Kunjir, Srikaton, Sukaraja, Sumurkumbang, Waymuli dan sebagainya. Terakhir, 19 desa wisata rintisan mencakup Leguni, Guring, Penengahan, Banjarmasin beberapa desa lainnya.
Inshaa Allah, kedepan kita akan bergerak untuk menciptakan desa-desa wisata dengan konsep Agro Eduwisata,” tandasnya. (Lex)

Pos terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *