September 30, 2026

Program Teras Helau Jadi Strategi Baru Pemkab Lampung Selatan Untuk Mengentaskan Kemiskinan Ekstrim

0
IMG-20260930-WA0014

BERITAKITA.CO.ID, Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tengah melakukan verifikasi data penerima bantuan program Teras Helau. Salah satu program andalan Bupati Radityo Egi Pratama, diintegrasikan dengan data program penerima bantuan Rumah Layak Huni (Rulani).

Nantinya, para penerima bantuan program Teras Helau akan menerima bantuan hewan ternak berupa ayam, ikan, bibit tanaman, serta sarana pembibitan, 

Salah satu instansi yang terlibat program Teras Helau ini adalah Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Selatan. Pihak dinas akan menyalurkan sebanyak 345 paket bantuan yang dikemas dalam program kegiatan budidaya ikan dalam ember.

Kegiatan itu telah dianggarkan melalui APBD Perubahan (APBD-P) Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2026.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setdakab Lampung Selatan Tri Umaryani mengatakan, tujuan dari pada program Teras Helau yakni untuk memaksimalkan penanfaatkan pekarangan rumah secara produktif, menyediakan sumber protein hewani bagi keluarga, menambah penghasilan rumah tangga dan mendorong kemandirian ekonomi.

“Harapan kita, program ini dapat menjadi stimulus dalam pengentasan kemiskinan ekstrim dan stunting. Meski sederhana, tapi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu 30 September 2026.

Ia berpendapat, program Teras Helau akan menjadi pilot project, yang nantinya akan dilakukan evaluasi dan assessment, dengan tujuan untuk mengetahui apakah program tersebut benar-benar telah berdampak ekonomi dan peningkatan konsumsi.

“Sesuai arahan bupati, program ini harus dievaluasi dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Time-bound goals),” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Lampung Selatan, Aflah Efendi, membenarkan bahwa data yang digunakan untuk mendukung program Teras Helau merujuk pada data warga yang pernah menerima bantuan bedah rumah.

“Iya, data itu sudah kami serahkan kepada tim. Sekarang sedang dilakukan proses verifikasi,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Aflah menjelaskan, verifikasi tersebut bertujuan untuk memastikan agar bantuan program Teras Helau dapat berdaya guna dan tepat sasaran.

“Jadi, bantuan ini disalurkan kepada mereka yang mau, siap dan mempunyai komitmen. Sehingga diharapkan dapat keberlanjutkan, karena keberhasilan program ini dapat berjalan jika masyarakat penerima dapat memelihara dan terus mengembangkannya,” ungkap Aflah.

Ia juga memaparkan alasan mengapa program tersebut baru menyasar keluarga penerima manfaat di 35 desa yang tersebar di 7 kecamatan (Natar, Kalianda, Jatiagung, Tanjungbintang, Merbaumataram, Katibung, Palas). Itu menurutnya karena program tersebut diprioritaskan untuk menekan daerah dengan kategori kemiskinan ekstrem di wilayah Lampung Selatan.

“Mengapa baru 7 kecamatan, sedangkan program bedah rumah itu tersebar di 17 kecamatan? Hal itu karena kita mendahulukan daerah-daerah yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem,” pungkasnya. (Lex)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial