Oktober 9, 2026

Gelombang Dugaan Keracunan MBG di Ketapang Bertambah, Suami Penerima Manfaat B3 Juga Alami Gejala Serupa

0
IMG-20260917-WA0006

BERITAKITA.CO.ID, Lampung Selatan – Gelombang dugaan keracunan akibat mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, terus bertambah. 

Selain menimpa 11 pelajar MI Ma’arif Desa Pematang Pasir, salah seorang anggota keluarga penerima manfaat juga terpaksa dilarikan ke puskesmas terdekat karena mengalami gejala yang sama.

Korban adalah Budiyanto (40), suami dari salah satu warga penerima manfaat MBG kategori B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD).

Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa Budiyanto ini bermula saat ia mengonsumsi paket MBG dari SPPG Dapur 03 Pematang Pasir. Dapur umum tersebut merupakan penyedia yang sama dengan yang memasok MBG ke sekolah MI Ma’arif.

Istri Budiyanto sebenarnya tercatat sebagai penerima manfaat B3 resmi. Namun, karena sang istri tidak menyukai menu MBG tersebut, Budiyanto akhirnya berinisiatif menyantap makanan dari program andalan Presiden Prabowo Subianto.

Nahas, 30 menit setelah mengonsumsi makanan tersebut, Budiyanto langsung mengalami gejala sakit perut hebat. Diduga kuat akibat keracunan, ia pun langsung dilarikan ke Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Ketapang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Redaksi Beritakita.co.id, Budiyanto hingga kini masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Ketapang.

Di sisi lain, sebagian besar siswa yang sempat diduga mengalami keracunan kini kondisinya mulai membaik dan sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. 

Dari total 11 siswa yang terdampak, 10 di antaranya sudah rawat jalan. Sementara itu, satu siswa lainnya masih harus dirawat di puskesmas bersama Budiyanto.

Sumber Beritakita.co.id, Kamis 17 September 2026 mengabarkan bahwa, beberapa siswa yang sempat mengalami gejala sakit perut dan muntah-muntah usai menyantap MBG, sudah mulai kembali bersekolah. Meski demikian, ada juga siswa yang belum masuk sekolah karena belum diizinkan oleh orang tua mereka untuk memulihkan kondisi.

Camat Ketapang Jenguk Siswa MI Ma’arif

Merespons kejadian ini, Camat Ketapang, Sri, langsung turun ke lapangan untuk menjenguk para siswa dan korban dugaan keracunan MBG.

Ditemani Kasi Ekobang Kecamatan Ketapang, Sri Mahendra menjenguk EC siswa kelas IV MI Ma’arif yang sempat mendapatkan perawatan medis usai menyantap menu MBG. (Lex)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial