Penyembelihan Hewan Kurban di Lamsel Meningkat, Segini Perkiraan Harga Jualnya

BERITAKITA.CO.ID, Lampung Selatan – Jumlah penyembelihan hewan kurban dalam merayakan lebaran Iduladha di Kabupaten Lampung Selatan, terus meningkat.

Meski di tengah pendemi, pada tahun 2020 lalu penyembelihan hewan kurban baik sapi, kerbau, kambing mau pun domba, trennya meningkat, bila dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Lampung Selatan drh Arsyad Husein, membenarkan hal itu. Jumlah tersebut berdasarkan data pemotongan hewan kurban Kabupaten Lampung Selatan terhitung sejak tahun 2017-2020.

Ia pun merincikan, pada data untuk tahun 2017 hewan kurban yang disembelih untuk sapi 1.325 ekor, kerbau 14 ekor, kambing 5.858 ekor dan domba 101 ekor.

Sedangkan pada tahun 2018, untuk data penyembelihan sapi 1.200 ekor, kerbau 13 ekor, kambing 5.434 ekor dan domba 117 ekor.

Masih dalam data tersebut, Arsyad melanjutkan, untuk tahun 2019 jumlah hewan kurban yang potong jenis sapi 1.420 ekor, kerbau 4 ekor, kambing 5.985 dan domba 124 ekor.

Dan tertinggi tercatat pada tahun 2020. Dimana Arsyad memaparkan, meski di tengah pandemi jumlah hewan kurban yang disembelih meningkat secara signifikan dengan rincian sapi 1.660 ekor, kerbau 19 ekor, kambing 8.189 ekor dan domba 182 ekor.

“Meski tahun lalu sudah pandemi, niat untuk beribadah kurban masyarakat sangat antusias. Jelas, itu dapat terlihat dari jumlah data hewan kurban yang disembeli saat perayaan Iduladha,” kata Arsyad Rabu 7 Juli 2021.

Ia pun menargetkan, jumlah hewan kurban yang disembelih pada perayaan hari raya Iduladha yang jatuh pada tanggal 20 Juli 2021 [berdasarkan perhitungan kalender masehi] minimal sama dengan tahun lalu.
“Harapan kita bisa sama dengan tahun 2020. Syukur-syukur bisa lebih, mengingat saat ini juga masih dalam masa pandemi Covid19,” ujarnya.

Arsyad pun menjelaskan, untuk harga jual sapi kurban pada tahun ini senilai antara Rp17 juta-Rp20 juta/ekor, sedangkan kambing antara Rp2,5 juta-Rp4 juta/ekor.
“Harga ini disesuaikan dengan bobot daging hewan kurban yang dijual pedagang itu sendiri. Harga ini dimungkinkan bisa saja bertambah, kalau ukuran/jumlah daging hewan kurban lebih berat atau banyak,” tandasnya. (Lex)

About The Author

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *