BERITAKITA.CO.ID, Lampung Selatan – Dua Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Lampung Selatan selesai dibangun. Artinya, selangkah lagi salah satu program yang masuk dalam Astacita Presiden RI Prabowo Subianto tersebut dapat mulai beroperasi.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Selatan Ariantoni menyatakan, proses pembangunan dua KNMP yang berada di Desa Ketapang, Kecamatan Katapang dan Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi selesai dibangun.
Saat ini, keberadaan dua KNMP tersebut tinggal menunggu tahapan serah terima bangunan dari pemerintah pusat ke koperasi di desa.
“Alhamdulillah, sudah selesai (pembangunan_red). Langkah selanjunya, dinas akan memfasilitasi untuk memproses beberapa perizinan operasional yang dibutuhkan,” kata Dia, Rabu 1 April 2026.
Pihaknya menargetkan, pada tahun 2026 KNMP di Desa Ketapang dan Bandaragung bisa beroperasi.
“Target kita, tahun ini sudah beroperasi,” kata Ariantoni.
Dia menjabarkan, bahwa Lampung Selatan di bangun 3 KNMP pada anggaran tahun 2025. Untuk Desa Ketapang dan Bandaragung masuk dalam pembangunan tahap pertama dan Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, masuk pembangunan tahap dua.
Di tahun 2026 ini, Pemkab Lampung Selatan kembali mengusulkan pembangunan KNMP di Desa Banding, Kecamatan Rajabasa.
“Nah, untuk pembangunan KNMP di Desa Kunjir, sedang dalam proses pembangunan. Progresnya sekarang ini sudah mencapai 20 persen. Inshaa Allah, akhir Juni ini, kita targetkan selesai kontruksi fisiknya,” kata Ariantoni.
“Sementara itu, untuk KNMP Desa Banding sedang dalam proses pengusulan,” tambahnya.
Pihaknya memastikan, pembangunan KNMP di Kabupaten Lampung Selatan di atas lahan yang clean and clear. Sehingga, pembangunan KNMP di kabupaten setempat, mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.
“Kami pastikan, lahan kita telah clean dan clear. Termasuk usulan di Desa Banding, lahannya juga sudah jelas, oleh karenanya kita usulkan tahun ini,” ujarnya.
Menururnya, KNMP adalah program strategis untuk mentransformasi desa di kawasan pesisir menjadi kawasan moderen, bersih dan produktif.
Pasalnya, keberadaan KNMP ini dapat mempermudah anggota koperasi untuk mendapatkan sembako dengan harga murah, mendapat jaminan memperoleh bahan bakar dan mempermudah kebutuhan es bagi nelayan.
Selain itu, anggota akan mendapatkan harga yang lebih murah untuk penyimpanan gudang beku. KNMP juga menyedikan bengkel kapal, pasar ikan, sentral kuliner, tempat pendaratan ikan, kedai perbekalan, doking/tempat parkir kapal dan sebagainya.
“Inshaa Allah, itu semua ada. Sehingga ini diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi bagi nelayan,” ungkap Ariantoni. (Lex)





