SPPG Menjadi Penyumbang PAD ??

BERITAKITA.CO.ID, Lampung Selatan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan terus berupaya maksimal untuk mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini. Target PAD di dinas tersebut pada tahun 2026 sebesar Rp3 miliar.

Salah satu potensi baru yang dapat menjadi penyokong PAD adalah, pengangkutan sampah dari aktivitas satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data dari pihak Dinas Penanaman Modal, Pelayanan, Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kabupaten Lampung Selatan, jumlah SPPG di kabupaten setempat tercatat sebanyak 143 yang eksisting.

Namun sayangnya, keberadaan ratusan SPPG tersebut belum berkontribusi banyak untuk pemerintah daerah.

Dari data pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Selatan, SPPG yang melakukan MoU untuk aktivitas pengangkutan sampah sisa aktivitas dapur, hanya sekitar 3,5 persen alias masih dapat dihitung jari.

Sekeratris DLH Kabupaten Lampung Selatan Iwan AR menyatakan, hingga kini baru ada sekitar 5 SPPG yang melakukan MoU untuk pengangkutan sampah tersebut.
“Iya, belum banyak. Ada sekitar lima SPPG. Itupun hanya di kecamatan Kalianda,” ujar Iwan, Rabu 8 Juli 2026.

Menurutnya, aktivitas SPPG tersebut dapat menjadi potensi baru sebagai penyumbang PAD, dari sektor pengangkutan sampah sisa aktivitas dapur MBG.

Ia menyatakan, meski terkendala armada, namun Iwan menegaskan, pihaknya masih bisa eksis di sejumlah kecamatan, seperti Katibung dan Natar.
“Ya Alhamdulillah, Katibung ada dan Kecamatan Natar juga bisa,” ungkapnya. (Lex)

Pos terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *