Dekat Kuburan, Lokasi KDMP di Sragi Ini ‘Dirujak’ Netizen

BERITAKITA.CO.ID, Lampung Selatan –  Jagat maya, khususnya platform TikTok, sedang dihebohkan oleh pemandangan unik sekaligus membingungkan dari Desa Bakti Rasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan. 

Sebuah bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mendadak viral dan menjadi buah bibir warganet lantaran lokasinya yang dinilai “anti-mainstream”. 

Bacaan Lainnya

Bagaimana tidak, koperasi yang seharusnya berada di tempat strategis agar mudah diakses warga, justru berdiri kokoh di tengah area perkebunan dan bersebelahan langsung dengan Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Beragam respon kocak hingga bernada kritik pun membanjiri kolom komentar. Banyak netizen yang heran mengapa pihak pengelola memilih lahan yang begitu terpelosok.

“Sempet kaget juga pas lewat tiba-tiba ada kopdes di tengah kebun, padahal lahan kosong strategis banyak loh,” tulis akun @princess, mengekspresikan keheranannya.

Akses jalan menuju koperasi tersebut juga memicu tanda tanya besar. Dengan jalur berupa jalan tanah berbatu dan posisi yang masuk ke dalam gang, warga menyangsikan keefektifan koperasi tersebut.

“Btw itu yang mau belanja ke sana siapa ya, aku yang sering lewat sana gak tahu mana gang buat masuk arah sana,” cuit akun @geg ayu. Pertanyaan itu langsung disambar oleh akun @ulle yang memperjelas rutenya, “Gang TPU, samping TPU-nya pas itu kak.”

Karena lokasinya yang “nyeleneh” dan bertetangga dekat dengan area pekuburan, tak sedikit warganet yang melontarkan komentar jenaka. Mereka berseloroh bahwa segmen pasar koperasi tersebut bukanlah warga desa, melainkan penghuni makam.

Akun @BG ipul: “Yang belanja hantu.. Khan deket makam.”

Akun @pejuwang receh: “Nanti yang belanja mak kunti bersama teman-teman, belakangnya kuburan.”

Akun @Team RJM Lampung: “Sampe geleng-geleng kepala kemarin pas lewat.. Saya pikir cuma di Pulau Jawa yang paling nyeleneh gak tahunya di Lamsel ada.. dan banyak.”

Di sisi lain, ada juga warganet yang memberikan kesaksian langsung mengenai kondisi riil di lapangan. Akun @ghghghgh mengungkapkan bahwa jarak koperasi dari jalan utama dan makam memang sangat dekat. “Dekat rumah saya ini, kopdes-nya masuk gang 20 meter, di belakang kopdes ada kuburan 20 meter juga,” jelasnya.

Meski panen sindiran dan candaan, ada pula netizen yang mencoba berpikir rasional dan melihat dari sudut pandang regulasi aset. Akun @agussckoobq menilai, pemilihan lokasi di tengah kebun tersebut kemungkinan besar terbentur masalah kepemilikan tanah oleh pemerintah desa.

“Tempat yang strategis pasti sangat banyak tapi itu bukan tanah desa, kalau emang tanah desa gak mungkin bangun KMP (KDMP) di kebun gitu,” analisisnya.

Kendati demikian, desakan agar proyek pembangunan KDMP Bakti Rasa ini mendapat perhatian khusus tetap menggema. Akun @gak’ada. menuliskan harapannya, “Mudah-mudahan ada yang usut kopdes Desa Baktirasa Kecamatan Sragi Lampung Selatan.”

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manapun  terkait mengenai alasan mendasar di balik pemilihan lokasi koperasi yang memicu perdebatan hangat tersebut. (Rk)

Pos terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *