BERITAKITA.CO.ID, Lampung Selatan – Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas, di tengah ‘badai‘ rasionalisasi anggaran tahun 2026.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Devi Ariminanto mengatakan, jika di tahun ini tidak ada pembangunan/perbaikan fisik. Hal tersebut, dampak dari pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD).
Namun pihaknya menegaskan, akan memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan di dalam gedung.
“Tidak (pembangunan) fisik tahun ini, tapi yang kita dorong perbaikan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa 31 Maret 2026.
Ia menambahkan, Kabupaten Lampung Selatan memiliki 28 puskesmas. Terdiri dari 15 puskesmas rawat inap dan 13 puskesmas rawat jalan.
Dinas Kesehatan kata Devi telah membentuk tiga tim diseluruh puskesmas di Lampung Selatan. Tim tersebut dibagi tugasnya. Pertama memberikan pelayanan kesehatan di puskesmas. Kedua, berkunjung ke rumah-rumah warga dan terakhir melakukan intervensi layanan primer atau memastikan layanan tersebut berjalan sesuai koridor.
“Jadi, petugas di puskesmas berkerja, yang ke rumah-rumah warga tetap memberikan pelayanan baik terhadap warga yang sakit maupun yang sehat (screening), terakhir memastikan pelayanan tersebut berkualitas, karena itu ada laporannya setiap hari,” kata Devi.
Ia menyebut, dengan metode pelayanan tersebut pengaduan akan citra pelayanan kesehatan di Kabupaten Lampung Selatan membaik.
“Ini terus kita lakukan evaluasi dalam rangka terus memberbaiki sistem pelayanan kita,” tandasnya. (Lex)





